Author : Lee Hyunne (@radeninee)
Casts : Lee Hyukjae (Eunhyuk), Lee Hyunne (OC), SUPER JUNIOR, Donghae, Siwon, Heechul, Leeteuk, SUPER JUNIOR
Genre : Romance Comedy
Rating : G
Lengh : Chaptered
Disclaimer : this is my story, this is my adventures, welcome to my
fanfiction!
Hyunne’s POV
Dua jam sebelum konser, kini aku dan teman-temanku sudah ada di
luar GOR Senayan dan menunggu pintu dibuka. Kami sangat gugup, ini adalah
sushow pertama di Indonesia. Apalagi aku, akan bertemu dengan Eunhyuk ku, dan
menunggu kejutan dari Hyukkie oppa.
Aish aku merinding melihat banyak sekali ELF disini, hampir
semuanya memakai baju berwarna biru, begitu pun aku. Dan lightstick, hampir
semua yang ada disini memegang lightstick, aku pasti akan merinding melihat
lautan shapire blue di dalam nanti, dan aku pun akan menjadi bagian dari lautan
indah itu.
Tiba-tiba ada email untukku, dari Hyukkie oppa. Aish muncul juga
dia setelah dari tadi sore tidak membalas emailku dan membuatku penasaran. ‘Hyunne-ah, berapa nomor tiketmu?’
Aku membalas dengan heran, untuk apa dia menanyakan itu? ‘oppa kemana sajaa? 8604040105, untuk apa
oppa menanyakannya?
Dia membalas singkat, ‘lihat
saja nantiJ’
Aish orang ini, aku sangat penasaran. ‘oppaa? Apa yang akan kamu lakukaann??’ dan seperti dugaanku dia
tidak membalas emailku lagi.
Akhirnya pintu pun dibuka, aku melupakan kejadian tadi dan kami
mengantri untuk mnyerahkan tiket. Penjagaan nya sangat ketat, kami benar-benar
diatur agar mengantri dengan baik. Jika ada yang rusuh, langsung ditarik oleh
petugas keamanan.
Antriannya sangat panjang, walaupun ada 10 pintu yang dibuka, ELF
tak ada habisnya. Namun, tidak ada yang rusuh disini, kami semua menurut, tidak
seperti ketika aku menonton bola, rusuhnya bukan main. Aku bangga menjadi ELF Indo.
Akhirnya tiba giliranku, aku menyerahkan tiket. Penjaga pintu nya bertanya,
“8604040105? Apa namamu Anne? Atau Lee Hyunne?” dia bertanya dengan ramah.
“iya Mbak, kenapa emang? Kok Mbak tau?” aku terheran-heran.
Mbak itu beralih ke halkietalkie
nya, dia berbicara pada seseorang disana dan menyebut-nyebut namaku. Dan mbak
itu langsung menyuruhku menunggu di sampingnya.
“eh Hyunne? Waeyo?” Jenny kaget melihatku tidak boleh masuk.
“Mullayo. Aku jg gatau Jen disuruh mbaknya. Yaudah kamu duluan aja
gih sama yang lain tag-in tempat
nanti aku nyusul” aku menjelaskan.
“Mbak temen saya jangan di apa-apain ya nanti di omelin Eunhyuk loh
Mbak. Yaudah Ne cepet ya ditunggu di dalem.” Ujar Jenny sambil menggoda mbak
penjaga loket itu, mbaknya hanya senyum-senyum.
Tak beberapa lama kemudian, seorang ahjussi datang, sepertinya dia
ketua penyelenggara sushow Indonesia, aku melihat nametag nya. Aku jadi deg-degan,
aduuhh untuk apa si aku ada disini?
“Lee Hyunne? Atau.. Anne?” dia menghampiriku dan memanggil namaku
untuk meyakinkan.
“eh? Iya, aku Hyunne. Maaf, anda siapa? Tau nama saya darimana?”
aku heran dan sangat bingung.
“Kamu tidak perlu tau, sekarang ayo ikut saya.” Dia tersenyum dan
mempersilahkanku.
“eh? Mau kemana pak? Tempat saya disana, teman-teman saya juga
sudah menunggu.” Aku makin bingung sekarang.
“oh kamu bersama teman-temanmu? Ada berapa orang?” dia bertanya.
“Hem 5 pak, memangnya mau kemana si pak?” aku kini makin penasaran,
apakah ini salah satu kejutan dari Hyukkie oppa?
“baiklah, ikut saja dulu dengan saya. Nanti teman-temanmu akan saya
panggil juga.” Dia meyakinkanku.
“Baiklah..” aku pasrah ditengah rasa bingung ini.
Aku di antar ke tempat yang sangat tidak aku duga, tempat duduk
VVIP!! Tempat ini masi agak sepi, pasti orang-orang yang duduk disini sangat
santai untuk datang karena tidak perlu berdesak-desakan untuk masuk. Aku yakin
banyak artis yang duduk disini.
Aigoo, tempat ini begitu dekat dengan panggung, sangat mungkin jika
SUPER JUNIOR menghampiri orang-orang yang duduk disini. semua penjuru panggung
yang luas dapat terlihat dari sini. Tempat duduknya pun sangat nyaman. Aku
sangat ingin duduk disini, tapi itu hanya mimpi karena yang kupunya hanya tiket
festival.
“Hyunne, silahkan duduk di bangku paling depan.” Tiba-tiba ahjussi
itu membuyarkan kekagumanku pada tempat ini.
“hah? Maksudnya pak?” aku tidak mengerti.
Dia tersenyum, “iya ini tempat dudukmu dan teman-temanmu. Sudah ya aku
tinggal dulu. Itu teman-temanmu sudah datang. Selamat menikmati Super Show
ini.” Dia membungkuk lalu pergi.
Aku yang masih terheran-heran tidak bisa berbuat apa-apa, hanya
diam dengan mata melotot dan mulut agak terbuka, tidak mempercayai apa yang
terjadi. “HYUNNE!! Aigo! saranghae!” jenny tiba-tiba membuyarkan
ketidakpercayaanku itu, lalu dia memelukku erat.
“eh? Kenapa jen?” aku agak kaget.
“Hyunne! Kamu hebat! Berkat kamu, kita sekarang bisa duduk di
tempat VVIP Ne! ah gomapta chinguuu!” dia kembali memelukku.
“eh? Aku juga gak tau kenapa bisa, aku..” belum selesai aku
berbicara, Jenny langsung memotongnya.
“sudahlah jangan dipikirkan, yang penting kita sekarang harus
bersenang-senang!” ujarnya sambil nyengir lalu menarikku ke bangku kami.
--------------------------------------------------------------------------
Eunhyuk’s POV
Sushow pun dimulai. Kami menampilkan lagu pertama, kedua dan
ketiga. Sejauh ini lancar. Namun aku resah, aku selalu melirik kearah tempat
duduk VVIP itu. Namun agak sulit di awal penampilan ini.
Dan kini saat nya introduction. Aku harus bisa melihatnya! Saat
member-member lain memeperkenalkan diri, pandanganku terus menuju ke bangku
VVIP itu. ya! Get it! Aku melihatnyaa! itu dia gadis yang kucintai, oh manisnya
diaa.
“Eunhyuk-ah! Gaja gyeonglye (ayo cepat)!” iteuk hyung memanggilku
yang sedang terpana, ELF pun histeris melihat kelakuan kami itu.
“oh haha..” aku nyengir, “mianhae. Se-la-mat ma-lam!
Asa-lamu-ala-ikuuumm!” aku mencoba berbicara bahasa Indonesia untuk menyapa
ELF, aku belajar kata-kata itu seharian penuh-_-. “Lee Hyuk Jae.” ELF histeris,
aku membungkuk dan melontarkan sebuah kalimat dengan sangat pelan “saranghae
Hyunne-ah..” tak ada seorang pun yang menyadarinya. Hanya para member yang
mendengarnya. Mereka langsung menahan tawa untuk meledekku.
Donghae menepuk pundakku, aku tersenyum padanya dan kembali nyengir
kearah ELF. Dan aku melihat Hyunne yang histeris melihat kami, dia terlihat
sangat cantik, lebih cantik dari yang aku lihat di dunia maya.
Kini saatnya lagu ‘You and I’, aku mengambil kesempatan ini untuk
mendekati Hyunne. Aku, Siwon dan Donghae berjalan beriringan menuju tempat
duduk VVIP. Para ELF yang ada disana mulai histeris melihat kedatangan kami,
termasuk Hyunne.
-----------------------------------------------------------------------
Hyunne’s POV
Dan sekarang lagu ‘You and I’, seharusnya mereka berkeliling stage
dan menghampiri para ELF. Aku berharap mereka kesini, siapapun yang datang aku
akan sangat senang. Apalagi jika yang datang Eunhyuk, astaga aku bisa pingsan.
“Ne, lihat! Siapa yang menuju kseini!! Aigo!! Aaaahhhhhhh!!” Jenny
dan temanku yang lainnya mengguncang-guncangkan tubuhku dan berteriak histeris.
Aigo! Aku diam sesaat. Tidak percaya. Namun aku langsung tersadar
dengan cepat saat melihat LEE HYUK JAE yang datang semakin dekat ke arahku. Dan
aku hampir mati berdiri ketika dia melihat ke arahku lalu tersenyum sangat
manis kepadaku.
Semua ELF yang ada disekelilingku melihat ke arahku dan berteriak
histeris. Aigo apa yang terjadi? Astaga! Ya Tuhan! Apa ini mimpi?
T-ta-ngan-ku.. d-di-p-pegang LEE HYUK JAE!! Aku merasakan tanganku mulai
dingin, tubuhku gemetar dan suhu disini mulai panas. Aku hanya terpaku. Tak
bisa teriak. Tak bisa bicara!
Sambil memegang tanganku, Eunhyuk bernyanyi. Donghae dan Siwon
tertawa meledek Eunhyuk sambil melihat ke arahku. Entahlah aku tak mengerti dan
aku tak peduli. Yang penting sampai sekarang Eunhyuk belum melepas tangannya!
Ya Tuhan semenit lagi saja aku masih dipegang, aku benar-benar bisa mati
berdiri.
Tiba-tiba pada part Leeteuk, dia malah memanggil Eunhyuk,
“Eunhyuk-ah, kaja! Deiteu anieyo. Hahaha..”
“aish, ne hyung mianhae..haha..” Eunhyuk menjawabnya sambil tertawa
lalu langsung melihat ke arahku dan dia kembali tersenyum.
“Saranghae..” Eunhyuk berkata lembut lalu mengecup tanganku. Lalu
dia pergi diikuti Donghae dan Siwon sambil melanjutkan nyanyian mereka.
Aku masih bengong, tidak percaya apa yang barusan terjadi. Gemuruh
histeris ELF yang melihat kejadian tadi tak membuatku tersadar dari
ketidakpercayaanku ini. Semua berteriak “kau sangat beruntung!” tapi aku masih
tetap bengong sampai akhirnya Jenny mengguncang-guncangkan badanku (lagi).
Setelah aku sadar, stage sudah kembali gelap. ELF yang tadinya
berdiri mulai duduk kembali. Sekarang waktunya jeda beberapa menit untuk
istirahat.
“Ne! sumpah kamu beruntung banget! Eunhyuk Ne!!!!” Jenny berteriak
diikuti teman-temanku yang lain dan beberapa ELF ikut-ikutan walaupun aku tak
mengenal mereka.
“iya.. ak-aku..j-juga masih ga percaya..” ujarku yang tergagap,
“eh! kalian tadi dengar ga Leeteuk ngomong apa ke Eunhyuk?” tiba-tiba aku
teringat.
“Denger! Tapi gatau artinyaaa… kamu mungkin tau Ne, kamu kan ngeti
Hangeul.” Seru Jenny.
“Apa? Tadi aku masih bengong jadi samar-samar dengernya.” Aku
penasaran.
“Kalo gak salah gini, Eunhyuk-ah,
kaja! Deiteu anieyo.. kamu tau artinya ga ne?” Tanya Jenny.
Aku terdiam. ‘kaja! Deiteu
anieyo? Ayo! Jangan pacaran? Maksudnya apa iteuk bilang gitu ke hyukjae?’
Aku mulai bertanya-tanya dalam hati.
“Ne? apa artinyaa? Kamu tau ga?” teman-temanku terus mendesakku.
Aku tersadar dari lamunanku, “eh? Ak-aku gatau, gak ngerti hehe..”
aku berpura-pura bodoh dan membentuk jariku seperti v sign.
Tiba-tiba iphone ku berdering, ada email masuk. Dari Hyukkie oppa.
‘Hyunne, bagaimana tadi? Kamu senang kan?
Sepertinya Eunhyuk mu juga mencintaimu.. tunggu yang selanjutnya yaa..kekekeke’
Hah? Apa maksudnya? Aku semakin curiga dengan Hyukkie oppa. Aku
membalasnya. ‘hei oppa, apa maksudnya?
Dan tadi yang Leeteuk bilang ke Eunhyuk, kamu pasti tau juga kan? apa maksudnya
dia bilang begitu?’
Hyukkie oppa membalas dengan cepat, ‘:)<3 this is for you’. apa maksudnya? Aku semakin curiga dan
penasaran.
-----------------------------------------------------------------------
Eunhyuk’s POV
Aku tersenyum melihat email dari Hyunne. Mianhae Hyunne,
bersabarlah. Nanti pun kamu akan tahu yang sebenarnya. Aku meletakkan iphone ku
dan merapikan jas hitamku. Lalu aku bergegas menuju panggung.
Ini salah satu kejutan dariku untuk Hyunne. aku gugup, aku takut
penampilanku tak sesuai harapan. Tapi semua ini demi Hyunne! Aku naik ke
panggung yang masih gelap, duduk di depan piano yang sudah disiapkan. Aku akan
menyanyikan lagu ‘it has to be you’ milik Yesung hyung, aku sudah berlatih lagu
ini dengan susah payah agar bisa meluluhkan hati Hyunne.
Lampu sorot mulai dinyalakan ke arahku, membuat seluruh ELF
berteriak memanggil-manggil namaku. Aku melirik kearah tempat duduk Hyunne,
lalu mulai memainkan jemariku pada piano itu.
“this is for you.. oneuldo nae gieokeul ddarahemaeda.. I gilggeuteseo
seoseongineun na…” aku bernyanyi penuh penghayatan. Semoga Hyunne menyukai
penampilanku ini.
“......neo hanaman saranghanikka..” aku menyelesaikan laguku dan
langsung terdengar tepuk tangan serta histeria ELF yang meneriakkan namaku. Aku
tersenyum puas. Aku mengambil mic ku lalu berjalan ke tengah panggung, lampu
sorot masih mengikutiku ditengah gelapnya panggung.
“Kamsahamnida..” aku membungkuk 90 derajat, lalu kembali tegak,
“hmm.. that song is for her who loves me, and I love her too..” aku tersenyum
dan berjalan menuju belakang panggung. Masih terdengar suara ELF yang berteriak
karna ucapanku tadi.
Di belakang panggung sudah ada para member yang menyambutku. Mereka
bersorak dan menggodaku.
“Suaramu lumayan juga Hyuk! Hahaha.” Ledek Kangin hyung.
“Hei mister, your English is good! Hahahahah!” ledek Kyuhyun.
“Sudahlah, aku malu. Aku tadi sangat gugup..” mukaku memerah.
“Hahaha. Sudahlah ayo cepat kita ke posisi masing-masing. Hyukkie,
siapkan bunga mawarmu cepat!” Leeteuk hyung menyuruhku.
“ne hyung..” aku bergegas.
Author’s POV
Penampilan solo dari Eunhyuk membuat Hyunne semakin jatuh cinta
padanya. Tapi kalimat yang diucapkan Eunhyuk pada akhir penampilannya membuat Hyunne
kecewa.
‘Siapa
‘her’ yang dimaksud Eunhyuk? Aigo dalam satu jam perasaanku yang tadinya
berbunga-bunga karna Eunhyuk berubah menjadi kecewa. Mungkin aku berkhayal
terlalu tinggi, berharap menjadi pacar LEE HYUK JAE, seorang bintang besar.
Mana mungkin? Dan Hyukkie oppa, mungkin dia hanya bercanda, ini semua hanya
kebetulan. Kecurigaanku tentangnya itu tidak mungkin. Mana mungkin dia adalah
LEE HYUK JAE?’
Hati Hyunne menjadi tidak karuan, dan untuk kesekian kalinya iphone
nya berdering, Hyunne sudah dapat menebak itu pasti email dari Hyukkie oppa.
‘I
sungani haengbokhae jeongmal naege waseo gomawo jeongmal nareul da julhan saram
ojik neowa na nannana nannana baro neo..’
Sementara itu, di belakang panggung, member Super Junior sudah
bersiap-siap memasuki panggung. Tinggal Eunhyuk yang masih sibuk dengan iphone
nya. “Hyukjae? Sudah belum?” sang manager memanggil.
Eunhyuk datang membawa mawar putih di mulutnya, sambil merapikan
bajunya. “aku siap hyung hehehe..” Eunhyuk nyengir.
“kamu sudah tampan Hyukjae, tidak perlu rapih-rapih lagi.” Ledek
sang manager.
“gomawo hyung, doakan aku ya, ini puncaknya hehe..” Eunhyuk
bergegas ke tempatnya.
Ya, inilah puncaknya, puncak dari seluruh kejutan yang dibuat Eunhyuk
atau Hyukkie oppa. Dengan jeans, kaos putih bergambar dua pasang kekasih di
bagian depan dan terdapat tulisan HYUKNE di bagian belakang, kalung bertuliskan
hyuk miliknya, dan rambut blonde acak-acakan membuat dia terlihat sangat
tampan.
Di tempat duduk VVIP, hyunne yang tak mengerti maksud Hyukkie oppa
mengirimkan lirik lagu terakhir ‘All My Heart’ itu hanya bisa menunggu apa yang
akan terjadi selanjutnya. Ya, seperti sebelumnya, pasti akan ada yang terjadi
setelah Hyukkie oppa mengirimkan email.
Dan musik pun mulai terdengar, intro dari lagu ‘All My Heart’.
Member Super Junior keluar satu per satu, dan menyebar ke segala penjuru stage
konser. ELF yang dihampiri mereka teriak histeris.
Eunhyuk masih di atas panggung, sendiri. Sedangkan yang lainnya
sudah pergi mengitari stage. Dia gugup, belum berani menghampiri Hyunne,
padahal member yang lain sudah memberikan isyarat mata agar Eunhyuk cepat
melakukan aksinya. Sama halnya dengan Hyunne, dia pun gugup. Entahlah mengapa, Hyunne
gugup melihat mawar putih yang dibawa oleh Eunhyuk
Tibalah part rap Eunhyuk, dia masih berada di atas panggung. Sambil
ngerap, dia menunjuk-nunjuk baju bagian depan dan belakangnya. Kamera pun
berhasil mengambil gambar itu dan tentunya terlihat jelas di layar raksasa
membuat ELF berteriak histeris.
Hyunne yang melihat tulisan HYUKNE langsung tersentak. Dia makin
degdegan, walupun belum terjadi apa-apa padanya. Dan di tengah kegugupannya
itu, dia melihat Eunhyuk berjalan ke arah
tempat duduk VVIP. Tidak, bukan ke tempat duduk VVIP, lebih tepatnya
berjalan ke arahnya.
Hyukjae berjalan santai mengikuti alunan musik, menatap Hyunne
dalam, dan tersenyum padanya. Hyunne mulai gemetar, dia membalas senyum Eunhyuk.
Sepertinya dia tau semua jawaban yang daritadi terngiang di otaknya, semua
kebingungannya, semua kecurigaannya akan terbongkar sekarang.
Eunhyuk makin mendekat, kedua muda-mudi yang sama-sama jatuh cinta
itu kini saling menatap dalam. Seolah mereka tahu parasaan masing-masing satu
sama lain. Kini Eunhyuk sudah benar-benar tepat berada di hadapan Hyunne, Eunhyuk
tersenyum. Sama seperti sebelumya, para ELF histeris melihat kelakuan Eunhyuk
itu.
Eunhyuk berlutut di hadapan Hyunne dan memegang tangan Hyunne.
tiba-tiba musik berhenti dan lampu pun mati tepat sebelum bait terakhir
dinyanyikan. Kini hanya lampu sorot yang dinyalakan ke arah Eunhyuk dan Hyunne.
Eunhyuk memberikan mawar putih yang dibawanya kepada Hyunne, “take
it..” Eunhyuk tersenyum manis.
Dengan agak ragu, Hyunne mengambil bunga itu. “I sungani
haengbokhae jeongmal naege waseo gomawo jeongmal nareul da julhan saram ojik
neowa na nannana nannana baro neo..” Eunhyuk menyelesaikan bait terakhir dari
lagu ‘All My Heart’ lalu menggandeng Hyunne menuju backstage.
Lampu kembali menyala diiringi oleh histeria dan tepuk tangan dari
ELF. Di backstage, Eunhyuk langsung membawa Hyunne ke ruangan kosong yang sudah
dipersiapkan khusus untuk acara ‘penembakan’. Para kru yang daritadi sudah
mempersiapkan ruangan itu mempersilahkan Eunhyuk dan Hyunne masuk.
Pintu pun ditutup, kini tinggal mereka berdua yang ada di ruangan
itu. ruangan itu dipenuhi oleh bunga mawar merah dan putih yang memenuhi
lantai. Wangi dari mawar tersebut membuat suasan semakin romantis. Ditambah
lagi terdapat balon-balon berbentuk hati berwarna merah muda yang melayang di
langit-langit. Dan di tali-tali balon yang menggantung terdapat burung-burung
yang terbuat dari kertas origami warna-warni yang digantungkan. Burung yang
menggantung itu terlihat seperti tirai, tirai yang dapat menghubungkan ke dunia
lain, dunia yang disebut cinta.
Belum berakhir kejutan Eunhyuk, tiba-tiba terdengar suara musik.
Lantunan lagu SuJu KRY ‘She’ menyempurnakan suasana romantis itu. Eunhyuk
menuntun Hyunne ke tengah ruangan, lalu tersenyum.
Eunhyuk mengambil sebuah balon yang menggantung, sebuah balon yang
menarik perhatian Hyunne sejak pertama kali masuk ke ruangan itu. Sebuah balon
berbentuk hati berwarna merah yang mencolok di antara balon-balon lainnya yang
berwarna merah muda. Sebuah balon yang memiliki makna yang sangat dalam.
“please take it..” Eunhyuk memberikan balon itu, lalu Hyunne
mengambilnya dengan senyum yang daritadi terus tersungging di bibirnya.
Perasaan Hyunne tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. ‘Is it a dream? Is it possible? Is it real?’
Hyunne terus bertanya-tanya tak percaya. Dia terharu dengan semua kejutan ini,
hingga akhirnya dia menitikan air mata kebahagiaan.
Eunhyuk kaget melihat air mata Hyunne, “waeyo? Kamu tidak suka
dengan ini semua, Hyunne-ah?”
“Aniyo..” Hyunne menggeleng pelan, “Ak..aku sangat terharu
Eunhyuk-ssi..” Hyunne masih menangis.
“Uljimma..” Eunhyuk mengusap air mata Hyunne dengan lembut, lalu
memeluknya.
“Hyunne-ah.. saranghaeyo, I love you, aku sayang kamu.. be my girl..”
Eunhyuk berkata lembut pada Hyunne dan semakin memepererat pelukannya.
Hyunne terdiam, dia tak tahu harus berkata apa. Ini seperti mimpi
baginya, Mimpi yang jadi kenyataan.
“dabbyeon (jawablah)…” Eunhyuk penuh harap.
Hyunne melepas pelukan mereka, mendadak suasana menjadi tegang.
Hyunne terdiam sejenak, “n-nado..s-saranghae op-oppa.. I want, I want to be
your girl..” Hyunne akhirnya berkata dengan lembut.
Eunhyuk
tersenyum sangat lembut, sangat manis. “gomawoyo..” musik pun berubah, “Himdeulgo
jichyuhidduhn naege himi dwejwosuh.. Geurigo hangsang naeyuhpe issuhjwosuh.. Ijeya
marhaneyo gomapdago.. Geurigo geudaega issuhsuh haengbokhadago This is for you..”
Eunhyuk mengangkat dagu Hyunne, lalu mengecup keningnya, “now it is
not an impossible love again.. saranghae Hyunne-ah..gomawoyo..” kemudian
Eunhyuk mencium bibir Hyunne penuh rasa sayang.
Lagu ‘Thankyou’ dari Super Junior menemani malam romantis mereka. Malam
yang tak akan terlupakan itu mereka lewati dengan penuh kebahagiaan, rasa
sayang, dan rasa cinta. HYUKNE, isn’t impossible love again.
-THE END-
Thankyou
for reading, hope you like it. please don’t be silent reader:) -radeninee-