Minggu, 16 Desember 2012

IMPOSSIBLE LOVE (chapter 3)

Author            :   Lee Hyunne (@radeninee)
Casts              :   Lee Hyukjae (Eunhyuk), Lee Hyunne/Anne (OC), Donghae, Siwon, Heechul, Leeteuk, SUPER JUNIOR
Genre             :   Romance Comedy
Rating            :   G
Lengh             :   Chaptered
Disclaimer     :   this is my story, this is my adventures, welcome to my fanfiction!

Hyunne’s POV
Setelah hari itu, hari dimana Eunhyuk meretweet semua mention ku untuknya, kini Eunhyuk selalu online setiap hari. Entah ini ulah Hyukkie oppa atau bukan, tapi tak bisa dibohongi aku sangat senang. Baru saja Eunhyuk men-tweet ‘I love you, saranghae:) aku akan datang sebentar lagi, tunggulah aku:)
DEEGGG!!! Hatiku sangat sakit membacanya, untuk siapa itu ditujukan? Apa dia sudah mempunyai pacar? ELF heboh melihat tweet tersebut, mereka mencoba menebak-nebak siapa wanita beruntung itu. Aku tidak ikut heboh di twitter, aku hanya terdiam, membisu, dan menangis!
Tiba-tiba datang seseorang, “Anyeoongg!” suaranya ku kenal, Jenny! “Masuklah..” teriakku sambil menghapus air mataku.
“Waeyo Ne? kamu nangis?” Jenny kaget melihat wajahku yang sangat sedih itu.
“Aniyo, aku gak nangis ko..” aku mencoba berbohong, namun hasilnya nihil.
“kamu pikir aku ini siapa? Aku tau Ne, aku ini sahabatmu. Ayolah ceritakan padaku apa yang terjadi?” Jenny menatapku meyakinkan, lalu aku memelukknya, dan menangis sejadi-jadinya, aku menceritakan semuanya padanya.
“ya ampun Hyunne, sudahlah jangan mikirin dia terus, lihat dirimu jadi begini kan, benar apa yang aku bilang dulu.” Jenny menepuk-nepuk punggungku.
“tapi.. aku tidak bisa Jen, dulu kamu bilang kamu akan mendukungku kan? Mengapa kau malah menyalahkanku sekarang?” aku melepaskan pelukanku.
“aish kamu ini, aku tidak menyalahkanmu, tapi memang ini sungguh terjadi kan Ne? sudah jangan menangis lagi, aku akan mebuatkan makanan untukmu, oke?” dia tersenyum padaku dan langsung pergi ke dapur.
Aku mengangguk dan menghapus air mataku, “Jenny?” aku tiba-tiba memanggilnya dan dia menoleh, “susu strawberry please..” aku meminta dengan wajah memohon. Aku sangat ingin susu strawberry ketika sedih, karna itu adalah minuman favorit Eunhyuk.
“TIDAK! Itu bisa membuatmu menangis lagi babo! Akan kubuatkan yang lain.” Ujarnya sambil berjalan lagi.
“Jahatnyaa..” aku memonyongkan bibirku, sedihku sedikit menghilang karna sahabatku yang konyol itu.
Aku tiba-tiba teringat Hyukkie oppa, hari ini aku belum menghubunginya, aku mengirim email lewat handphone ku, ‘Hyukkie oppa, sedang sibuk tidak? Aku mau bertanya sesuatu’
Aku tunggu beberapa menit, namun dia tidak membalas, mungkin dia sedang sibuk. Tiba-tiba Jenny memanggilku, “Hyunne?”
“Ne.. mwoya?” aku manjawab.
“Kamu sudah tau tentang jadwal sushow?” Jenny bertanya.
“Mollayo, emang Indonesia ada di list?” aku menjawab enteng, karena merasa tidak mungkin Indonesia ada di list jadwal Super Junior.
“Itulah tujuanku kesini!” jawabnya penuh semangat.
“Maksudmu?” aku masih tidak mengeri.
“Aish babo nyaa! Kita ada di list Sushow mereka, bahkan list pertama! Bulan depan! Kamu ini tidak update banget si?” tegas Jenny.
“MWO????” aku melongo mendengar penjelasan Jenny.
“Babo! Iyaa. Makanya kita harus siap-siap, tabungan mu sudah terkumpul kan?” ujar Jenny sambil mem-blender.
Aku tidak menghiraukan kata-katanya, aku masih melongo tidak percaya. Sampai bunyi hp ku menyadarkanku. Aigo! Aku melongo berapa lama tadi? Aku langsung melihat ada email, dari Hyukkie oppa tentunya, aku langsung membacanya. ‘mianhae Hyunne-ah, aku sedang berlatih tadi. Sekarang sedang istirahat, kamu mau tanya apa?’
Aku membalasnya, ‘mian oppa kalau aku mengganggu. Hmm, apa kamu tau siapa yang dimaksud Eunhyuk di tweet nya itu? apa dia sudah punya pacar? Kamu tau? Aku menangis ketika melihat itu, hatiku sangat sakit:(
------------------------------------------------------------------------
Eunhyuk’s POV
Setelah latihan berjam-jam akhirnya istirahat pun datang. Aku langsung membuka email ku lewat iphone ku sambil mengelap keringatku dengan handuk kecilku. Kulihat ada pesan dari Hyunne, aku tersenyum dan membacanya.
Dia ingin bertanya sesuatu, kira-kira apa ya? Aku membalasnya, tidak lama kemudian Hyunne membalasku. ‘mian oppa kalau aku mengganggu. Hmm, apa kau tau siapa yg dimaksud eunhyuk di tweet nya itu? apa dia sudah punya pacar? Kau tau? Aku menangis ketika melihat itu, hatiku sangat sakitL
DEEGGGG!!!!! Setelah membaca pesan darinya itu, aku langsung menunduk, aku merasa bersalah, sangat merasa bersalah. Dia, orang yang kucintai menangis karena aku. Maksudku menulis di twitter seperti itu adalah agar dia tau perasaan ku, tapi babo nya aku, aku lupa dia belum mengetahui kebenarannya.
Aku harus membalasnya apa? ‘hei kamu jangan salah paham dulu Hyunne-ah, mungkin maksudnya adalah Indonesia, yaa ELF Indonesia:). Mereka kan akan mengadakan Sushow di sana, kamu sudah tau kan? Aku ikut loh hehe. jangan khawatir dia belum punya pacar aku jamin^^’
Aku akhirnya mengirimkan pesan itu. aku berusaha meyakininya, dan berusaha agar dia tidak curiga padaku. Aku langsung membuka twitterku dan menghapus tweet ku itu.
tak lama setelah itu hyunne membalasku. ‘jjinja?? Jjinja itu bukan untuk seorang wanita atau pacarnya? Jjinja kamu akan ke Indonesia juga?:D’
Sepertinya dia sangat senang dan lega atas penjelasan ku barusan, aku membalas ‘ne, Hyunne-ah. Sudah kamu jangan sedih lagi ya:). Iya aku akan ikut, nanti kubantu kamu bertemu dengan nya:) aku latihan dulu ya, nanti malam kita webcam-an ya, anyeong~’
Aku membalasnya sambil senyum-senyum, karna nanti malam aku akan face to face dengan nya lewat webcam. Namun tiba-tiba aku terdiam, aish selalu saja aku babo! Kalau webcam-an berarti dia melihatku dong? Terus aku harus bagaimana?
“Ayo semuanya, kita mulai lagi latihannya.” Teriak Leeteuk hyung tanpa aku sadari.
Ditengah kebingunganku (yang kesekian kalinya), Hyunne membalasku. ‘ne, oppa. Kini aku sudah legaJ. Baik oppa aku tunggu di Indonesia:). Oke nanti malam hubungi aku lagi, anyeong~’
Dan tiba-tiba Leeteuk hyung memanggilku, “Hyukkie, kamu tuli ya? Ayo cepat latihannya akan dimulai!”
“eh mianhae hyung, iya iya.” Aku yang panik langsung buru-buru menyimpan iphone ku dan berlari menuju tengah ruangan untuk berlatih.
-----------------------------------------------------------------------
Malam pun tiba, aku semakin bingung dan deg-deg an menunggu detik-detik webcam an. Aku kini berada di kamarku, ada Donghae dan Siwon juga disini. “SiHae? Bagaimana ini?” aku bertanya pada Siwon dan Donghae sambil mondar-mandir di tengah kamar, sedangkan Siwon duduk di kasurku dan Donghae duduk di kasurnya.
“hei kalian jangan diam sajaa, jawab akuu.” Aku tambah galau dengan kebisuan mereka.
“hei Hyukkie, jangan mondar-mandir begitu, aku pusing melihatmu. Lebih baik kamu duduk dan memikirkannya dengan tenang.” Siwon memberi usul.
“ayoo sini hyukkie..” ujar Donghae sambil menepuk-nepuk kasur menandakan menyuruhku duduk didekatnya.
“ne, aku duduk. Jadi bagaimana?” aku duduk disamping Donghae dan dia merangkul ku.
“Hyukkie, aku punya ide. Bagaimana kalau kamu memakai kacamata hitam dan topi? Atau masker dan topi? Atau kaca mata hitam, masker dan topi?” ujar Donghae menyarankan.
“ne, ide yang bagus!” aku nyengir dan langsung mencari barang-barang yang Donghae sebutkan tadi.
“Bagaimana? Aku masih kelihatan tampan kan?” ujarku setelah memakai ketiga barang itu.
“aish kamu ini, ne ne kamu tampan. Hei lebih baik kamu kebelakangkan topimu. Nah begini, itu lebih terlihat keren.” Siwon membuatku terlihat lebih baik.
“Thankyou siwon, I am so gorgeous, right? Hahahaha. Oke aku siap. Nyalakan laptopku.” Aku sudah siap face to face dengan pujaan hatiku itu.
“hei Hyuk, ada email masuk di iphone mu, sepertinya Hyunne.” Aku mengmbil iphone ku lalu membaca pesan dari Hyunne, sementara kedua sahabatku mempersiapkan laptop.
‘Hyukkie oppa, aku sudah siap. Aku tunggu di chatting room elf, ok?’
Aku membalas, ‘ne, aku datang.’ Lalu aku menaru iphone ku lagi dan menoleh ke arah SiHae. “bagaimana? Sudah siap? Aku harus bilang apa nanti?”
“sudah nih. Sudah jangan gugup, nanti kita bantu.” Ujar donghae sambil tersenyum.
Aku langsung duduk di depan laptop, sementara donghae dan siwon ada di depanku, tentunya di belakang layar laptop. Aku membuka chatting room dan langsung muncul wajah seorang gadis yang sangat cantik dan manis. Aku langsung mengaktifkan webcam ku.
“oppa?” dia menyapaku.
“hai, kamu bisa melihatku?” ujarku agak kikuk, aku gugup.
“ne, aku melihatmu kok. Wah kamu kenapa pake topi, kacamata hitam dan masker oppa?” ujar Hyunne dengan polos.
“eh? In..ini aku sedang terkena flu makanya aku pakai masker, mataku juga sedang sembab karna kurang tidur jadinya aku tutupi, kalau topi aku memang sangat suka memakai topi hehe.” Jawabku berbohong, semoga dia percaya.
“oohhh ne. hihi dasar kamu ini. Eh ada oppa mengajak ku webcam-an gini? Apa ada berita terbaru dari Eunhyuk?” Hyunne bertanya dengan semangat, membuat iya terlihat lebih cantik.
“eh? Aniyo. Aku hanya ingin melihatmu Hyunne-ah. Kamu cantik ya hehe” kalimat itu keluar begitu saja dari mulutku, SiHae cengar-cengir melihatku.
“aish kamu ini membuatku malu saja, gomawo oppa” dia tersenyum manis sekali.
“Sama-sama Hyunne-ah. Hangeul mu sangat fasih Hyunne-ah. Hebat! Hehe..” aku memujinya, ya Hangeul nya memang sangat baik.
“jjinja? Haha aku memang sudah lama sekali les Hangeul, bahkan sebelum mengenal SuJu, jadi wajar kalau fasih hehe. eh iya kamu benar-benar akan ikut rombongan SuJu ke Jakarta?”
“ne, aku akan kesana. Aku kan dancer, dan kebetulan aku terpilih. Tunggu aku disana yaa. Kita pasti akan bertemu,” aku tersenyum memandangnya, “dan kamu pasti akan bertemu dengan pangeran tampanmu itu." dan kini aku nyengir, aish aku lupa aku kan memakai masker.
“oppa, apa kamu bisa bernyanyi? Bernyanyilah untukku, aku akan menganggap kamu Eunhyuk ku, kamu sangat mirip dengannya oppa” dia tersenyum menatapku.
“ne, tunggu ya aku bingung mau nyanyi apa. Emmm.. oke sudah kutemukan lagunya. Ehemm ehemmm..” aku berdeham.
“naega animyeon andwae.. neo eobsin nan andwae.. na ireoke haru handareul tto illyeoneul.. na apado joha..nae mam dachyeodo joha nan, geurae nan neo hanaman saranghanikka…” aku bernyanyi penuh perasaan, hingga menitikan air mata, untung saja terhalang oleh kacamata ini.
“oppa? Aigo suaramu tak kalah bagusnya dengan Yesung oppa hehe aku menyukainya. Aku pikir suara Eunhyuk tidak sebagus suaramu haha” Dia terlihat sangat senang.
“ah kamu ini bisa saja, gomawo Hyunne-ah. Hahaha iya Eunhyuk takkan sebagus ini suaranya.” Aku berusaha ceria agar dia tak curiga padaku.
“tapi kamu tidak setampan Eunhyuk ku ituu hehe. Eh oppa, sudah larut nih, udahan yuu, aku sudah mengantuk hoaaaaaaammmmm..” dia menguap, aish dia terlihat lucu sekali.
“on ne, baiklah. Oke sampai ketemu di Jakarta, anyeoongg.” Aku melambaikan tangan padanya.
“iyaa oppa, anyeoongg.” Dia juga melambai. Dan KLIK! Aku sudah tak melihat dia lagi di layar laptopku.
“saranghae.. jeungmal saranghae..” ujarku sangat pelan sambil menunduk sedih, aku ingin sekali mengungkapkan isi hatiku, tapi belum saatnya.
Tiba-tiba aku mendengar suara cekikikan seseorang, eh kini menjadi 2 orang, 3 orang. Aigo! Aku lupa ada SiHae! Aduh malunya aku! Aku langsung menoleh ke depan dan, “YAAAA!!! Sedang apa kaliaaannn?” aku berteriak kaget melihat semua member ada di hadapanku, tawa mereka pun langsung meledak saat melihat ekspresi wajahku yang kaget.
Wajahku pasti sangat sangat merah kali ini, “se..sejak kapan kalian ada disini??” aku terbata-bata, masih merasa kaget.
“sejak kamu bilang ‘ne, tunggu aku bingung mau menyanyi apa’ hahahahaha.” Leeteuk hyung menjawabku.
“aigo! Ja..jadi kalian melihat saat ak..aku nya..nyanyi??” aku masih tergagap.
“yaa, dan kamu berani-beraninya memakai laguku ckck dasaarr, laguku jadi aneh saat kamu yang menyanyikannya Hyukkie hahahaha.” Kini Yesung hyung yang meledekku.
“ak..aku.. mianhae hyung. Hei SiHae, pasti kalian kan yang memanggil mereka semua kesini?” aku melirik ke arah SiHae.
Mereka saling berpandangan lalu ber-highfive dan berteriak “KABUURRR!!”
Aku langsung mengejar mereka yang berlari ke luar, “hei. Awas kalian!”
Yang lain hanya tertawa sekeras-kerasnya, bahkan Kibum pun terbahak-bahak. Lalu mereka berlari mengikuti aku. Yang tertinggal hanyalah Leeteuk hyung, dan dia berteriak “heeii, anak-anak tungguu! Ayo tiduur sudah malaamm!!!” namun kami tak menghiraukannya dan malam itu dipenuhi dengan kegaduhan kami.
-----------------------------------------------------------------------
Hyunne’s POV
Akhirnya hari yang ditunggu pun tiba. Hari ini mereka, boyband pujaanku, SUPER JUNIOR akan sampai di bandara pukul 2 siang. Dan malamnya, suatu yang sangat aku impikan dari dulu, sushow Indonesia!
Dari pagi aku sudah berada di bandara bersama teman-temanku yang juga ELF. Kami menunggu kedatangan mereka! Kini kami dan seluruh ELF yang datang sedang berada dipintu yang akan dilewati oleh rombongan SUPER JUNIOR. Kami berdiri di sepanjang jalan mereka menuju ke mobil. Kami sangat gugup menunggu mereka.
Sementara itu, tadi sebelum rombongan SUPER JUNIOR berangkat, Hyukkie oppa mengirimkanku email. Dia bilang sudah tidak sabar ingin bertemu denganku, dan dia akan memberikan kejutan untukku. Entahlah, aku bingung dengan orang ini, kami tidak saling kenal tapi dia sangat baik denganku. Aku sangat penasaran dengan kejutan darinya tersebut.
“MEREKA SUDAH DATANG! MEREKA SUDAH DATAAANGGG!!!” teriak beberapa orang ELF yang berada paling dekat dengan pintu. Aigoo! Aku deg-degan setengah mati.
Beberapa di antara kami menyiapkan kamera untuk mengabadikan moment itu. Kami mulai berteriak melihat seseorang yang sangat tampan, orang yang biasanya kami lihat dari layar kaca, kini kami melihatnya secara nyata! Leeteuk! Dia orang yang pertama muncul.
“AAAAHHHH!!! SUPER JUNIOR!!!! SARANGHAEE!!!!!!” berbagai macam teriakan terdengar disini. Kami histeris, sangat histeris!! Leeteuk melambaikan tangannya sambil tersenyum ramah, aigo dia sangat tampan!!
Dibelakang mereka ada Kangin, Shindong, Kyuhyun dan Sungmin! Aigo, telingaku hampir tuli karena teriakan kami sendiri! Mereka juga sangat tampan! Mereka tersenyum ramah pada kami, senyuman mereka membuat kami meleleh!
Kemudian dibelakangnya muncul Yesung, Ryewook, Henry dan Zhoumi! Teriakan kami semakin kencang dan menjadi-jadi! Mereka sangat tampan! Aigo aku hampir pingsan! Mereka juga tersenyum ramah pada kami. Aish, aku sangat gugup, aku menunggu Eunhyuk! Kemana Eunhyuk??
Dibelakang mereka ada Heechul, Hangkyung dan Kibum! Rasanya bandara ini seperti gempa karena teriakan kami! Mereka pun sangat tampan! Aigo aku tak bisa berkata apa-apa lagi, aku hanya bisa teriak! Meneriakkan nama mereka!
Aku terus melihat ke arah pintu. Kemana dia? Aku gugup! muncul Siwon dan Donghae! Dan tak lama kemudian, datanglah pangeranku, pujaan hatiku, cintaku! LEE HYUK JAE!! Aku langsung histeris seketika itu juga! Aku meneriakkan namanya! Aku hampir mati melihatnya! SiHae sangat tampan, tapi Eunhyuk lebih tampan!! Dia sangat-sangat tampan!
Akhirnya mereka menaiki mobil, dan sebelum masuk, Eunhyuk menoleh ke arah kami, dia melambaikan tangan! Kami terus berteriak, apalagi aku! Tapi tunggu, ada yang aneh dari Eunhyuk. Apa itu? Aku mencoba mengingat-ingatnya. Ya! Aku tau! Topi, kacamata dan maskernya! Aku pernah melihatnya? Tapi dimana? Aigo! Itu yang dipakai Hyukkie oppa waktu webcam an denganku! Apa dia..
“Hyunne!!” tiba-tiba suara Jenny mengagetkanku. “Jangan bengong! Mereka sudah pergi, apa kamu masih tidak percaya sudah melihat Eunhyuk secara langsung? Hahaha..” aku masih bengong memikirkan antara Hyukkie oppa dan Eunhyuk, “Aish ayo kita lekas pulang dan bersiap untuk Sushow nanti malam.” Dia langsung menarikku dengan paksa.
Aku masih terdiam di perjalanan pulang, aku masih memikirkan antara Hyukkie oppa dan Eunhyuk. Apa mereka adalah orang yang sama? Tapi mana mungkin dia ada di chatting room itu saat itu? Pikiranku begitu buntu, aku tidak bisa berpikir lagi.
Akhirnya aku sampai di rumah temanku yang tak jauh dari GOR Senayan, kami bersiap-siap di rumahnya yang lebih dekat ke Senayan. Dan akupun berusaha tidak memikirkan hal yang tadi aku pikirkan. Kami mulai bersiap dengan lekas.
------------------------------------------------------------------
Eunhyuk’s POV
Akhirnya sampai juga di Jakarta, aku tak sabar ingin bertemu dengannya. Aku bersiap-siap turun dari pesawat dan memakai topi, kacamata dan masker yang waktu itu aku kenakan saat webcam-an dengan Hyunne. Aku sengaja memakainya agar iya tau, aku ingin dia tau pelan-pelan siapa aku ini dan aku akan memberikan kejutan pada puncaknya nanti.
“Hei Hyukkie, kamu sudah siap?” Tanya Leeteuk hyung.
“Siap apa hyung?” aku bingung.
“aish kamu ini babo sekali Hyukkie, tentu saja ketemu Hyunne mu itu.” Leeteuk hyung menjelaskan.
“ooohhhhh. Hahahaha tentu saja sangat siap hyung! Tapi aku gugup sekali.” Aku menjawab.
“tenanglah, ayo kita turun.” Ajak Leeteuk hyung.
Saat sampai di pintu masuk bandara, aku mendengar teriak-teriakan dari ELF. Aish aku makin gugup saja, apa Hyunne ada disana? Aku memutuskan untuk berjalan paling akhir.
Setelah masuk, aigo suara teriakan mereka hampir merubuhkan bandara ini *author: Hyuk lebay*. Aku ingin sekali mencari-cari dimana Hyunne, tapi aku malu untuk mengangkat kepalaku, aku hanya bisa menunduk saja. Setelah sampai di pintu mobil, aku menoleh ke belakang untuk mencari Hyunne, tapi aku tidak dapat menemukannya. Akhirnya aku melambaikan tangan pada ELF dan langsung naik ke mobil.
Akhirnya sampai juga di hotel. Aku satu kamar dengan Heechul hyung. Aku merebahkan diri di kasur empuk itu, dan langsung membuka iphone ku. Aku mulai mengetik pesan, ‘Hyunne-ah, apa tadi kamu berada di bandara?’ aku langsung mengirimkan email tersebut.
Tidak lama, dia membalasnya. ‘ne, Hyukkie oppa. Akhirnya aku melihat Eunhyuk secara langsung. Aku sangat senang:D eh iya, td kamu yang mana Hyukkie oppa? Aku kan blm pernah melihatmu, kamu menutupi mukamu saat kita webcam-an dulu huh’
Aku tersenyum membaca emailnya itu, aku juga ikut senang. ‘aku tidak lewat situ Hyunne-ah, aku lewat jalan yang lain bersama beberapa orang.’ Aku berkilah.
Hyunne membalas, ‘oh begitu. Eh iya tapi ada yg aneh oppa. Topi, kacamata dan masker yang dipakai Eunhyuk sama seperti punyamu dulu.’
Aku tertawa membacanya, hahaha ternyata dia sadar. Aku membalas, ‘iya memang sama.’ Aku sengaja hanya menjawab begitu.
Dia membalas, ‘maksudmu?’
Aku tidak menjawab pertanyaan nya itu, ‘sampai ketemu nanti malam Lee Hyunne:) nanti akan kuhubungi lagi’
‘hei oppa, jawab pertanyaankuuuuuuuu’ dia meminta jawaban, namun aku tidak membalas emailnya lagi, aku sengaja ingin membuatnya penasaran.
“Hei monyet gila! Jangan nyengar-nyengir terus. Ayo kita harus siap-siap ke tempat konser!” suara Heechul hyung mengagetkanku.
“aigo aku kaget hyung. Ne ne aku akan siap-siap.” Aku meletakkan iphone ku dan mulai bersiap-siap.
------------------------------------------------------------------------
Dua jam sebelum konser, kini kami sedang berada di ruang artis. Kami sangat gugup. karena ini adalah sushow pertama tahun ini. Apalagi aku, yang akan bertemu orang yang aku cintai.
“Hyukkie, ini dia ketua panitia dari pihak Indonesia, bicaralah padanya.” Ujar Leeteuk hyung sambil membawa seseorang.
“baiklah. Eh hyung? Apa dia bisa bahasa korea?” aku bertanya dengan polos.
“bisa ko tenang saja.” Leeteuk hyung menepuk pundakku lalu duduk di sampingku.
“oh, anyeong ahjussi,” aku membungkuk lalu bersalaman dengannya, “ayo silahkan duduk” aku mepersilahkan.
“begini, kami punya satu permintaan pak. Anda sudah tau susunan acaranya kan?” aku mulai berbicara.
“ne Eunhyuk-ssi, hehe semoga berhasil ya kejutannya. Apa yang bisa kami bantu?” laki-laki itu bertanya, dan aku berbisik kepadanya.
“arasseo?” aku bertanya padanya setelah selesai memberi tahunya.
“oh, arasseo. Baik akan kami lakukan Eunhyuk-ssi.” Dia tersenyum ramah.
“gomawo..” aku membungkuk lagi dan bersalaman padanya. Dia pun pergi dan melaksanakan apa yang aku suruh.


to be continued...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar