Casts : Lee Hyukjae (Eunhyuk), Lee Hyunne/Anne (OC), Donghae, Siwon, Heechul, Leeteuk, SUPER JUNIOR
Genre : Romance Comedy
Rating : G
Lengh : Chaptered
Disclaimer : this is my story, this is my adventures, welcome to my
fanfiction!
Hyunne’s POV
Setelah hari itu, hari dimana Eunhyuk meretweet semua mention ku
untuknya, kini Eunhyuk selalu online setiap hari. Entah ini ulah Hyukkie oppa atau
bukan, tapi tak bisa dibohongi aku sangat senang. Baru saja Eunhyuk men-tweet ‘I love you, saranghae:) aku akan datang sebentar lagi, tunggulah aku:)’
DEEGGG!!! Hatiku sangat sakit membacanya, untuk siapa itu
ditujukan? Apa dia sudah mempunyai pacar? ELF heboh melihat tweet tersebut,
mereka mencoba menebak-nebak siapa wanita beruntung itu. Aku tidak ikut heboh
di twitter, aku hanya terdiam, membisu, dan menangis!
Tiba-tiba datang seseorang, “Anyeoongg!” suaranya ku kenal, Jenny!
“Masuklah..” teriakku sambil menghapus air mataku.
“Waeyo Ne? kamu nangis?” Jenny kaget melihat wajahku yang sangat
sedih itu.
“Aniyo, aku gak nangis ko..” aku mencoba berbohong, namun hasilnya
nihil.
“kamu pikir aku ini siapa? Aku tau Ne, aku ini sahabatmu. Ayolah
ceritakan padaku apa yang terjadi?” Jenny menatapku meyakinkan, lalu aku
memelukknya, dan menangis sejadi-jadinya, aku menceritakan semuanya padanya.
“ya ampun Hyunne, sudahlah jangan mikirin dia terus, lihat dirimu
jadi begini kan, benar apa yang aku bilang dulu.” Jenny menepuk-nepuk
punggungku.
“tapi.. aku tidak bisa Jen, dulu kamu bilang kamu akan mendukungku
kan? Mengapa kau malah menyalahkanku sekarang?” aku melepaskan pelukanku.
“aish kamu ini, aku tidak menyalahkanmu, tapi memang ini sungguh
terjadi kan Ne? sudah jangan menangis lagi, aku akan mebuatkan makanan untukmu,
oke?” dia tersenyum padaku dan langsung pergi ke dapur.
Aku mengangguk dan menghapus air mataku, “Jenny?” aku tiba-tiba memanggilnya
dan dia menoleh, “susu strawberry please..” aku meminta dengan wajah memohon. Aku
sangat ingin susu strawberry ketika sedih, karna itu adalah minuman favorit
Eunhyuk.
“TIDAK! Itu bisa membuatmu menangis lagi babo! Akan kubuatkan yang
lain.” Ujarnya sambil berjalan lagi.
“Jahatnyaa..” aku memonyongkan bibirku, sedihku sedikit menghilang
karna sahabatku yang konyol itu.
Aku tiba-tiba teringat Hyukkie oppa, hari ini aku belum
menghubunginya, aku mengirim email lewat handphone ku, ‘Hyukkie oppa, sedang sibuk tidak? Aku mau bertanya sesuatu’
Aku tunggu beberapa menit, namun dia tidak membalas, mungkin dia
sedang sibuk. Tiba-tiba Jenny memanggilku, “Hyunne?”
“Ne.. mwoya?” aku manjawab.
“Kamu sudah tau tentang jadwal sushow?” Jenny bertanya.
“Mollayo, emang Indonesia ada di list?” aku menjawab enteng, karena
merasa tidak mungkin Indonesia ada di list jadwal Super Junior.
“Itulah tujuanku kesini!” jawabnya penuh semangat.
“Maksudmu?” aku masih tidak mengeri.
“Aish babo nyaa! Kita ada di list Sushow mereka, bahkan list
pertama! Bulan depan! Kamu ini tidak update banget si?” tegas Jenny.
“MWO????” aku melongo mendengar penjelasan Jenny.
“Babo! Iyaa. Makanya kita harus siap-siap, tabungan mu sudah
terkumpul kan?” ujar Jenny sambil mem-blender.
Aku tidak menghiraukan kata-katanya, aku masih melongo tidak
percaya. Sampai bunyi hp ku menyadarkanku. Aigo! Aku melongo berapa lama tadi?
Aku langsung melihat ada email, dari Hyukkie oppa tentunya, aku langsung
membacanya. ‘mianhae Hyunne-ah, aku
sedang berlatih tadi. Sekarang sedang istirahat, kamu mau tanya apa?’
Aku membalasnya, ‘mian oppa
kalau aku mengganggu. Hmm, apa kamu tau siapa yang dimaksud Eunhyuk di tweet
nya itu? apa dia sudah punya pacar? Kamu tau? Aku menangis ketika melihat itu,
hatiku sangat sakit:(’
------------------------------------------------------------------------
Eunhyuk’s POV
Setelah latihan berjam-jam akhirnya istirahat pun datang. Aku
langsung membuka email ku lewat iphone ku sambil mengelap keringatku dengan
handuk kecilku. Kulihat ada pesan dari Hyunne, aku tersenyum dan membacanya.
Dia ingin bertanya sesuatu, kira-kira apa ya? Aku membalasnya,
tidak lama kemudian Hyunne membalasku. ‘mian
oppa kalau aku mengganggu. Hmm, apa kau tau siapa yg dimaksud eunhyuk di tweet
nya itu? apa dia sudah punya pacar? Kau tau? Aku menangis ketika melihat itu,
hatiku sangat sakitL’
DEEGGGG!!!!! Setelah membaca pesan darinya itu, aku langsung
menunduk, aku merasa bersalah, sangat merasa bersalah. Dia, orang yang kucintai
menangis karena aku. Maksudku menulis di twitter seperti itu adalah agar dia
tau perasaan ku, tapi babo nya aku, aku lupa dia belum mengetahui kebenarannya.
Aku harus membalasnya apa? ‘hei
kamu jangan salah paham dulu Hyunne-ah, mungkin maksudnya adalah Indonesia, yaa
ELF Indonesia:). Mereka
kan akan mengadakan Sushow di sana, kamu sudah tau kan? Aku ikut loh hehe.
jangan khawatir dia belum punya pacar aku jamin^^’
Aku akhirnya mengirimkan pesan itu. aku berusaha meyakininya, dan
berusaha agar dia tidak curiga padaku. Aku langsung membuka twitterku dan
menghapus tweet ku itu.
tak lama setelah itu hyunne membalasku. ‘jjinja?? Jjinja itu bukan untuk seorang wanita atau pacarnya? Jjinja
kamu akan ke Indonesia juga?:D’
Sepertinya dia sangat senang dan lega atas penjelasan ku barusan,
aku membalas ‘ne, Hyunne-ah. Sudah kamu
jangan sedih lagi ya:). Iya
aku akan ikut, nanti kubantu kamu bertemu dengan nya:) aku latihan dulu ya, nanti malam kita
webcam-an ya, anyeong~’
Aku membalasnya sambil senyum-senyum, karna nanti malam aku akan
face to face dengan nya lewat webcam. Namun tiba-tiba aku terdiam, aish selalu
saja aku babo! Kalau webcam-an berarti dia melihatku dong? Terus aku harus
bagaimana?
“Ayo semuanya, kita mulai lagi latihannya.” Teriak Leeteuk hyung
tanpa aku sadari.
Ditengah kebingunganku (yang kesekian kalinya), Hyunne membalasku. ‘ne, oppa. Kini aku sudah legaJ. Baik oppa aku tunggu di Indonesia:). Oke nanti malam hubungi aku lagi, anyeong~’
Dan tiba-tiba Leeteuk hyung memanggilku, “Hyukkie, kamu tuli ya?
Ayo cepat latihannya akan dimulai!”
“eh mianhae hyung, iya iya.” Aku yang panik langsung buru-buru menyimpan
iphone ku dan berlari menuju tengah ruangan untuk berlatih.
-----------------------------------------------------------------------
Malam pun tiba, aku semakin bingung dan deg-deg an menunggu
detik-detik webcam an. Aku kini berada di kamarku, ada Donghae dan Siwon juga
disini. “SiHae? Bagaimana ini?” aku bertanya pada Siwon dan Donghae sambil
mondar-mandir di tengah kamar, sedangkan Siwon duduk di kasurku dan Donghae
duduk di kasurnya.
“hei kalian jangan diam sajaa, jawab akuu.” Aku tambah galau dengan
kebisuan mereka.
“hei Hyukkie, jangan mondar-mandir begitu, aku pusing melihatmu.
Lebih baik kamu duduk dan memikirkannya dengan tenang.” Siwon memberi usul.
“ayoo sini hyukkie..” ujar Donghae sambil menepuk-nepuk kasur
menandakan menyuruhku duduk didekatnya.
“ne, aku duduk. Jadi bagaimana?” aku duduk disamping Donghae dan
dia merangkul ku.
“Hyukkie, aku punya ide. Bagaimana kalau kamu memakai kacamata
hitam dan topi? Atau masker dan topi? Atau kaca mata hitam, masker dan topi?”
ujar Donghae menyarankan.
“ne, ide yang bagus!” aku nyengir dan langsung mencari
barang-barang yang Donghae sebutkan tadi.
“Bagaimana? Aku masih kelihatan tampan kan?” ujarku setelah memakai
ketiga barang itu.
“aish kamu ini, ne ne kamu tampan. Hei lebih baik kamu
kebelakangkan topimu. Nah begini, itu lebih terlihat keren.” Siwon membuatku
terlihat lebih baik.
“Thankyou siwon, I am so gorgeous, right? Hahahaha. Oke aku siap.
Nyalakan laptopku.” Aku sudah siap face to face dengan pujaan hatiku itu.
“hei Hyuk, ada email masuk di iphone mu, sepertinya Hyunne.” Aku
mengmbil iphone ku lalu membaca pesan dari Hyunne, sementara kedua sahabatku
mempersiapkan laptop.
‘Hyukkie
oppa, aku sudah siap. Aku tunggu di chatting room elf, ok?’
Aku membalas, ‘ne, aku
datang.’ Lalu aku menaru iphone ku lagi dan menoleh ke arah SiHae.
“bagaimana? Sudah siap? Aku harus bilang apa nanti?”
“sudah nih. Sudah jangan gugup, nanti kita bantu.” Ujar donghae
sambil tersenyum.
Aku langsung duduk di depan laptop, sementara donghae dan siwon ada
di depanku, tentunya di belakang layar laptop. Aku membuka chatting room dan
langsung muncul wajah seorang gadis yang sangat cantik dan manis. Aku langsung
mengaktifkan webcam ku.
“oppa?” dia menyapaku.
“hai, kamu bisa melihatku?” ujarku agak kikuk, aku gugup.
“ne, aku melihatmu kok. Wah kamu kenapa pake topi, kacamata hitam
dan masker oppa?” ujar Hyunne dengan polos.
“eh? In..ini aku sedang terkena flu makanya aku pakai masker,
mataku juga sedang sembab karna kurang tidur jadinya aku tutupi, kalau topi aku
memang sangat suka memakai topi hehe.” Jawabku berbohong, semoga dia percaya.
“oohhh ne. hihi dasar kamu ini. Eh ada oppa mengajak ku webcam-an
gini? Apa ada berita terbaru dari Eunhyuk?” Hyunne bertanya dengan semangat,
membuat iya terlihat lebih cantik.
“eh? Aniyo. Aku hanya ingin melihatmu Hyunne-ah. Kamu cantik ya
hehe” kalimat itu keluar begitu saja dari mulutku, SiHae cengar-cengir
melihatku.
“aish kamu ini membuatku malu saja, gomawo oppa” dia tersenyum
manis sekali.
“Sama-sama Hyunne-ah. Hangeul mu sangat fasih Hyunne-ah. Hebat!
Hehe..” aku memujinya, ya Hangeul nya memang sangat baik.
“jjinja? Haha aku memang sudah lama sekali les Hangeul, bahkan
sebelum mengenal SuJu, jadi wajar kalau fasih hehe. eh iya kamu benar-benar
akan ikut rombongan SuJu ke Jakarta?”
“ne, aku akan kesana. Aku kan dancer, dan kebetulan aku terpilih.
Tunggu aku disana yaa. Kita pasti akan bertemu,” aku tersenyum memandangnya,
“dan kamu pasti akan bertemu dengan pangeran tampanmu itu." dan kini aku
nyengir, aish aku lupa aku kan memakai masker.
“oppa, apa kamu bisa bernyanyi? Bernyanyilah untukku, aku akan
menganggap kamu Eunhyuk ku, kamu sangat mirip dengannya oppa” dia tersenyum menatapku.
“ne, tunggu ya aku bingung mau nyanyi apa. Emmm.. oke sudah
kutemukan lagunya. Ehemm ehemmm..” aku berdeham.
“naega animyeon andwae.. neo eobsin nan andwae.. na ireoke haru
handareul tto illyeoneul.. na apado joha..nae mam dachyeodo joha nan, geurae
nan neo hanaman saranghanikka…” aku bernyanyi penuh perasaan, hingga menitikan
air mata, untung saja terhalang oleh kacamata ini.
“oppa? Aigo suaramu tak kalah bagusnya dengan Yesung oppa hehe aku
menyukainya. Aku pikir suara Eunhyuk tidak sebagus suaramu haha” Dia terlihat
sangat senang.
“ah kamu ini bisa saja, gomawo Hyunne-ah. Hahaha iya Eunhyuk takkan
sebagus ini suaranya.” Aku berusaha ceria agar dia tak curiga padaku.
“tapi kamu tidak setampan Eunhyuk ku ituu hehe. Eh oppa, sudah
larut nih, udahan yuu, aku sudah mengantuk hoaaaaaaammmmm..” dia menguap, aish
dia terlihat lucu sekali.
“on ne, baiklah. Oke sampai ketemu di Jakarta, anyeoongg.” Aku
melambaikan tangan padanya.
“iyaa oppa, anyeoongg.” Dia juga melambai. Dan KLIK! Aku sudah tak
melihat dia lagi di layar laptopku.
“saranghae.. jeungmal saranghae..” ujarku sangat pelan sambil
menunduk sedih, aku ingin sekali mengungkapkan isi hatiku, tapi belum saatnya.
Tiba-tiba aku mendengar suara cekikikan seseorang, eh kini menjadi
2 orang, 3 orang. Aigo! Aku lupa ada SiHae! Aduh malunya aku! Aku langsung
menoleh ke depan dan, “YAAAA!!! Sedang apa kaliaaannn?” aku berteriak kaget
melihat semua member ada di hadapanku, tawa mereka pun langsung meledak saat
melihat ekspresi wajahku yang kaget.
Wajahku pasti sangat sangat merah kali ini, “se..sejak kapan kalian
ada disini??” aku terbata-bata, masih merasa kaget.
“sejak kamu bilang ‘ne, tunggu aku bingung mau menyanyi apa’
hahahahaha.” Leeteuk hyung menjawabku.
“aigo! Ja..jadi kalian melihat saat ak..aku nya..nyanyi??” aku
masih tergagap.
“yaa, dan kamu berani-beraninya memakai laguku ckck dasaarr, laguku
jadi aneh saat kamu yang menyanyikannya Hyukkie hahahaha.” Kini Yesung hyung
yang meledekku.
“ak..aku.. mianhae hyung. Hei SiHae, pasti kalian kan yang memanggil
mereka semua kesini?” aku melirik ke arah SiHae.
Mereka saling berpandangan lalu ber-highfive dan berteriak
“KABUURRR!!”
Aku langsung mengejar mereka yang berlari ke luar, “hei. Awas
kalian!”
Yang lain hanya tertawa sekeras-kerasnya, bahkan Kibum pun
terbahak-bahak. Lalu mereka berlari mengikuti aku. Yang tertinggal hanyalah Leeteuk
hyung, dan dia berteriak “heeii, anak-anak tungguu! Ayo tiduur sudah
malaamm!!!” namun kami tak menghiraukannya dan malam itu dipenuhi dengan
kegaduhan kami.
-----------------------------------------------------------------------
Hyunne’s POV
Akhirnya hari yang ditunggu pun tiba. Hari ini mereka, boyband
pujaanku, SUPER JUNIOR akan sampai di bandara pukul 2 siang. Dan malamnya,
suatu yang sangat aku impikan dari dulu, sushow Indonesia!
Dari pagi aku sudah berada di bandara bersama teman-temanku yang
juga ELF. Kami menunggu kedatangan mereka! Kini kami dan seluruh ELF yang
datang sedang berada dipintu yang akan dilewati oleh rombongan SUPER JUNIOR.
Kami berdiri di sepanjang jalan mereka menuju ke mobil. Kami sangat gugup
menunggu mereka.
Sementara itu, tadi sebelum rombongan SUPER JUNIOR berangkat, Hyukkie
oppa mengirimkanku email. Dia bilang sudah tidak sabar ingin bertemu denganku,
dan dia akan memberikan kejutan untukku. Entahlah, aku bingung dengan orang
ini, kami tidak saling kenal tapi dia sangat baik denganku. Aku sangat penasaran
dengan kejutan darinya tersebut.
“MEREKA SUDAH DATANG! MEREKA SUDAH DATAAANGGG!!!” teriak beberapa
orang ELF yang berada paling dekat dengan pintu. Aigoo! Aku deg-degan setengah
mati.
Beberapa di antara kami menyiapkan kamera untuk mengabadikan moment
itu. Kami mulai berteriak melihat seseorang yang sangat tampan, orang yang
biasanya kami lihat dari layar kaca, kini kami melihatnya secara nyata!
Leeteuk! Dia orang yang pertama muncul.
“AAAAHHHH!!! SUPER JUNIOR!!!! SARANGHAEE!!!!!!” berbagai macam
teriakan terdengar disini. Kami histeris, sangat histeris!! Leeteuk melambaikan
tangannya sambil tersenyum ramah, aigo dia sangat tampan!!
Dibelakang mereka ada Kangin, Shindong, Kyuhyun dan Sungmin! Aigo,
telingaku hampir tuli karena teriakan kami sendiri! Mereka juga sangat tampan! Mereka
tersenyum ramah pada kami, senyuman mereka membuat kami meleleh!
Kemudian dibelakangnya muncul Yesung, Ryewook, Henry dan Zhoumi!
Teriakan kami semakin kencang dan menjadi-jadi! Mereka sangat tampan! Aigo aku
hampir pingsan! Mereka juga tersenyum ramah pada kami. Aish, aku sangat gugup,
aku menunggu Eunhyuk! Kemana Eunhyuk??
Dibelakang mereka ada Heechul, Hangkyung dan Kibum! Rasanya bandara
ini seperti gempa karena teriakan kami! Mereka pun sangat tampan! Aigo aku tak
bisa berkata apa-apa lagi, aku hanya bisa teriak! Meneriakkan nama mereka!
Aku terus melihat ke arah pintu. Kemana dia? Aku gugup! muncul Siwon
dan Donghae! Dan tak lama kemudian, datanglah pangeranku, pujaan hatiku,
cintaku! LEE HYUK JAE!! Aku langsung histeris seketika itu juga! Aku
meneriakkan namanya! Aku hampir mati melihatnya! SiHae sangat tampan, tapi Eunhyuk
lebih tampan!! Dia sangat-sangat tampan!
Akhirnya mereka menaiki mobil, dan sebelum masuk, Eunhyuk menoleh
ke arah kami, dia melambaikan tangan! Kami terus berteriak, apalagi aku! Tapi
tunggu, ada yang aneh dari Eunhyuk. Apa itu? Aku mencoba mengingat-ingatnya.
Ya! Aku tau! Topi, kacamata dan maskernya! Aku pernah melihatnya? Tapi dimana?
Aigo! Itu yang dipakai Hyukkie oppa waktu webcam an denganku! Apa dia..
“Hyunne!!” tiba-tiba suara Jenny mengagetkanku. “Jangan bengong!
Mereka sudah pergi, apa kamu masih tidak percaya sudah melihat Eunhyuk secara
langsung? Hahaha..” aku masih bengong memikirkan antara Hyukkie oppa dan Eunhyuk,
“Aish ayo kita lekas pulang dan bersiap untuk Sushow nanti malam.” Dia langsung
menarikku dengan paksa.
Aku masih terdiam di perjalanan pulang, aku masih memikirkan antara
Hyukkie oppa dan Eunhyuk. Apa mereka adalah orang yang sama? Tapi mana mungkin dia
ada di chatting room itu saat itu? Pikiranku begitu buntu, aku tidak bisa
berpikir lagi.
Akhirnya aku sampai di rumah temanku yang tak jauh dari GOR Senayan,
kami bersiap-siap di rumahnya yang lebih dekat ke Senayan. Dan akupun berusaha
tidak memikirkan hal yang tadi aku pikirkan. Kami mulai bersiap dengan lekas.
------------------------------------------------------------------
Eunhyuk’s POV
Akhirnya sampai juga di Jakarta, aku tak sabar ingin bertemu
dengannya. Aku bersiap-siap turun dari pesawat dan memakai topi, kacamata dan
masker yang waktu itu aku kenakan saat webcam-an dengan Hyunne. Aku sengaja
memakainya agar iya tau, aku ingin dia tau pelan-pelan siapa aku ini dan aku
akan memberikan kejutan pada puncaknya nanti.
“Hei Hyukkie, kamu sudah siap?” Tanya Leeteuk hyung.
“Siap apa hyung?” aku bingung.
“aish kamu ini babo sekali Hyukkie, tentu saja ketemu Hyunne mu
itu.” Leeteuk hyung menjelaskan.
“ooohhhhh. Hahahaha tentu saja sangat siap hyung! Tapi aku gugup
sekali.” Aku menjawab.
“tenanglah, ayo kita turun.” Ajak Leeteuk hyung.
Saat sampai di pintu masuk bandara, aku mendengar teriak-teriakan
dari ELF. Aish aku makin gugup saja, apa Hyunne ada disana? Aku memutuskan
untuk berjalan paling akhir.
Setelah masuk, aigo suara teriakan mereka hampir merubuhkan bandara
ini *author: Hyuk lebay*. Aku ingin sekali mencari-cari dimana Hyunne, tapi aku
malu untuk mengangkat kepalaku, aku hanya bisa menunduk saja. Setelah sampai di
pintu mobil, aku menoleh ke belakang untuk mencari Hyunne, tapi aku tidak dapat
menemukannya. Akhirnya aku melambaikan tangan pada ELF dan langsung naik ke
mobil.
Akhirnya sampai juga di hotel. Aku satu kamar dengan Heechul hyung.
Aku merebahkan diri di kasur empuk itu, dan langsung membuka iphone ku. Aku
mulai mengetik pesan, ‘Hyunne-ah, apa tadi
kamu berada di bandara?’ aku langsung mengirimkan email tersebut.
Tidak lama, dia membalasnya. ‘ne,
Hyukkie oppa. Akhirnya aku melihat Eunhyuk secara langsung. Aku sangat senang:D
eh iya, td kamu yang mana Hyukkie oppa? Aku kan blm pernah melihatmu, kamu
menutupi mukamu saat kita webcam-an dulu huh’
Aku tersenyum membaca emailnya itu, aku juga ikut senang. ‘aku tidak lewat situ Hyunne-ah, aku lewat
jalan yang lain bersama beberapa orang.’ Aku berkilah.
Hyunne membalas, ‘oh begitu.
Eh iya tapi ada yg aneh oppa. Topi, kacamata dan masker yang dipakai Eunhyuk
sama seperti punyamu dulu.’
Aku tertawa membacanya, hahaha ternyata dia sadar. Aku membalas, ‘iya memang sama.’ Aku sengaja hanya
menjawab begitu.
Dia membalas, ‘maksudmu?’
Aku tidak menjawab pertanyaan nya itu, ‘sampai ketemu nanti malam Lee Hyunne:) nanti
akan kuhubungi lagi’
‘hei
oppa, jawab pertanyaankuuuuuuuu’ dia
meminta jawaban, namun aku tidak membalas emailnya lagi, aku sengaja ingin
membuatnya penasaran.
“Hei monyet gila! Jangan nyengar-nyengir terus. Ayo kita harus
siap-siap ke tempat konser!” suara Heechul hyung mengagetkanku.
“aigo aku kaget hyung. Ne ne aku akan siap-siap.” Aku meletakkan
iphone ku dan mulai bersiap-siap.
------------------------------------------------------------------------
Dua jam sebelum konser, kini kami sedang berada di ruang artis. Kami
sangat gugup. karena ini adalah sushow pertama tahun ini. Apalagi aku, yang
akan bertemu orang yang aku cintai.
“Hyukkie, ini dia ketua panitia dari pihak Indonesia, bicaralah
padanya.” Ujar Leeteuk hyung sambil membawa seseorang.
“baiklah. Eh hyung? Apa dia bisa bahasa korea?” aku bertanya dengan
polos.
“bisa ko tenang saja.” Leeteuk hyung menepuk pundakku lalu duduk di
sampingku.
“oh, anyeong ahjussi,” aku membungkuk lalu bersalaman dengannya,
“ayo silahkan duduk” aku mepersilahkan.
“begini, kami punya satu permintaan pak. Anda sudah tau susunan
acaranya kan?” aku mulai berbicara.
“ne Eunhyuk-ssi, hehe semoga berhasil ya kejutannya. Apa yang bisa
kami bantu?” laki-laki itu bertanya, dan aku berbisik kepadanya.
“arasseo?” aku bertanya padanya setelah selesai memberi tahunya.
“oh, arasseo. Baik akan kami lakukan Eunhyuk-ssi.” Dia tersenyum
ramah.
“gomawo..” aku membungkuk lagi dan bersalaman padanya. Dia pun
pergi dan melaksanakan apa yang aku suruh.
to be continued...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar