Author : Lee Hyunne (@radeninee)
Casts : Lee Hyukjae (Eunhyuk), Lee Hyunne (OC), SUPER JUNIOR
Genre : Romance Comedy
Rating : G
Lengh : Chaptered
Disclaimer : this is my story, this is my adventures, welcome to my
fanfiction!
Author’s POV
Malam begitu hening, gadis itu mulai menyalakan laptopnya dan mendengar
lagu-lagu SUPER JUNIOR -Ya, dia adalah seorang ELF-. Sambil memikirkan pujaan
hatinya, dia sesekali suka senyum-senyum sendiri. Dia melihat foto-foto orang
yang sangat dia cintai, ‘haha lucu sekali
memang tampangnya, tapi dia adalah makhluk terindah yg pernah kulihat.’
Ujarnya dalam hati.
Ya begitulah rutinitasnya sebelum tidur, berkhayal bertemu SUPER
JUNIOR. Terutama pria itu, pujaan hatinya yang sangat dia cintai sejak pertama kali melihatnya.
Cinta yang tak wajar, cinta yang takkan mungkin terbalas, cinta yang mustahil.
Cinta pada seorang bintang besar yang mustahil mengenalnya.
Seiring berjalan nya waktu, dia makin mencintai SUPER JUNIOR.
Terutama pria itu. Senyuman nya, suara nya, tatapan nya, semuanya menyihir otaknya
untuk berfikiran tidak logis. ‘tidak Ne,
itu semua tidak mungkin! Janganlah kamu memikirkannya lagi!’ bentak hati
kecilnya.
Namanya Anne, atau dia lebih senang dipanggil Lee Hyunne. Dia
membuat nama itu sendiri. Dia tinggal di Indonesia. Impiannya adalah pergi ke
korea, bertemu pujaanya, cintanya.
---------------------------------------------------------------------------
Hyunne’s POV
“Kyaaa! Tampan nyaaa!” teriak Jenny mengagetkanku.
“Nuguyo?” tanyaku bingung.
“KIM HEECHUL!” tegasnya.
“Aiisshh, dia lagi dia lagi, lihatlah Eunhyuk oppa ku lebih
tampan!” aku tak mau kalah.
“Kalian ini ribut sekali! Ayolaah sehari saja kalian tidak
meributkan SUPER JUNIOR, bisa?” omel salah satu teman ku yang tak suka super
junior.
“TIDAK!” teriak aku dan Jenny serentak lalu meneruskan perdebatan kami,
sementara temanku itu hanya bisa menggelengkan kepala heran.
Ya begitulah keseharian kami, para ELF disekolahku. Tak pernah
seharipun kami berhenti membahas cowok-cowok ganteng itu.
“hei Jen, aku mau cerita.” Potongku di sela-sela perdebatan kami.
“Apa? Kamu memimpikan si monyet itu lagi?” jawab Jenny sedikit
ketus.
“Aniyo..” Aku menggeleng dan melanjutkan “Hemm ya sebenernya si iya
semalam aku memimpikan Eunhyuk oppa..” belum selesai aku menyelesaikan
kata-kataku, Jenny memotongnya.
“Benar kaaann! Aish aku bosan mendengarnya. Ne, ingatlah kamu gak
boleh mencintainya kayak ini, kasihan kamu menyiksa diri kamu sendiri dengan adanya
perasaanmu ini!”
“tapi Jen, aku udah mencoba biasa, tetep aja aku gak bisa..” ujarku
dengan nada sedih.
“sudahlah chingu ayo kita makan aku sudah lapar nih!” ajak Jenny
berusaha menghiburku. Akupun menurutinya.
------------------------------------------------------------------------
Author’s POV
Begitulah keseharian Hyunne, ya seperti yang sudah kalian ketahui
dia sangat mencintai idolanya yaitu LEE HYUK JAE atau yang kita kenal dengan
panggilan EUNHYUK. Bukan cinta kepada idola yang ia rasakan, tapi cinta kepada
seorang lelaki yang telah mencuri hatinya sejak pertama ia melihatnya di layar
kaca.
Hyunne selalu mencari informasi terbaru tentang Eunhyuk. Dia tahu
semua jadwal Eunhyuk. Dia punya semua video-video tentang Eunhyuk. Dikamarnya
dipenuhi foto dan poster Eunhyuk. Dia bukan penggila Eunhyuk tapi dia mencintai
Eunhyuk.
Sementara
itu di korea..
Member SUPER JUNIOR sedang sibuk latihan di dorm mereka. Dan waktu
istirahat pun tiba.
“Heh monkey, kenapa kamu terlihat gak bersemangat sih latihan nya?”
Tanya Kangin pada Eunhyuk yang kesal dengan sikapnya.
“ah..ani, tidak apa-apa hyung, aku hanya merasa lelah.” Kilah
Eunhyuk.
“Yasudah, kamu minumlah yang banyak agar segar kembali. Kita istirahat
hanya 15 menit.” Leeteuk, leader hebat itu menengahi mereka agar tidak
berlanjut kekesalan Kangin.
Donghae dan Siwon menghampiri Eunhyuk dan duduk disampingnya.
“Wae?” Tanya Siwon singkat sambil menepuk pundak Eunhyuk.
“Ani..” belum sempat Eunhyuk melanjutkan, Donghae memotong
kata-katanya.
“Jangan bohong, kami tahu kamu sedang menyembunyikan sesuatu, kami
ini sahabatmu Hyuk, kamu tidak bisa membohongi kami.” Tegas donghae.
----------------------------------------------------------------------------
Eunhyuk’s
POV
Donghae dan siwon terus mendesakku agar aku bercerita. Akhirnya aku
menyerah, memang aku takkan pernah bisa bohong pada kedua sahabatku ini,
donghae dan siwon. Aku putuskan untuk menceritakan semuanya.
“Ne, ne.. aku akan cerita
pada kalian..” aku mulai bercerita.
“Aku jenuh. Aku sungguh
jenuh dengan rutinitas kita ini. Hmm..” aku berhenti dan melihat SiHae
menungguku melanjutkan kata-kataku.
“Hmm.. dan aku sangat merasa kesepian, aku butuh seseorang yang
memperhatikanku.” Aku melanjutkan dengan ragu.
“Mwo? Ahahahahhaha!” SiHae tertawa keras sekali hingga semua member
melihat kearah kami.
“Eh, mianhe hyung kami sedang bercanda.” Siwon menjelaskan sambil
menggerakan tangannya tanda meminta maaf *seperti biasa dia selalu berbicara dengan
body language*.
“Kamu serius? Itu masalahmu?” Tanya Siwon agak kaget setelah memberi
konfirmasi palsu pada member yang lain.
“Ne, aku tau itu aneh, tapi..” dan lagi-lagi donghae memotong
kata-kataku.
“Hei, kan ada aku yang tampan ini yang selalu menemanimu dan sangat
perhatian kepadamu. Dan jangan lupakan bodyguard kita ini.” Ujar donghae sambil
mengangkat alisnya dan melirik siwon.
“Haahhhh...” aku menghela napas. “Babo!” lanjutku.
Mereka berdua hanya bingung tak mengerti maksudku. “Aku membutuhkan
seorang yeoja!” tegasku singkat.
SiHae terlihat begitu kaget dengan pengakuanku dan terlihat akan
tertawa sekeras tadi lagi, aku pun buru-buru mencegahnya dengan menutup kedua
mulut mereka. ”Ssttt. Diam! Jangan tertawa lagi!” bentakku dengan suara agak
pelan.
“Hmmmfffff..” mereka mengangguk sambil menahan tawa.
“Yang benar saja kamu Hyuk, tumben sekali kamu begini?” Tanya Siwon
heran sambil tetap menahan tawa.
“Hei ayo kita kembali latihan! Waktu istirahat sudah habis!” Teriak
Leeteuk hyung.
“Nanti kita teruskan!” bisikku pada SiHae, mereka mengangguk dan
masih menahan tawa. ‘Dasar! sahabat macam
apa mereka’, aku memonyongkan bibirku.
-------------------------------------------------------------------------
Hari ini begitu indah, hari yang sangat tepat karna hari ini kami
tidak ada jadwal. Pagi ini aku mengajak SiHae berjalan-jalan ke taman yang sepi
tidak jauh dari dorm. Agar tak diketahui fans kami, kami menggunakan topi,
masker dan kacamata hitam.
“Bagaimana? Kamu sudah punya calon?” Tanya Donghae sesampainya kami
di taman lalu dia duduk di ayunan sambil mulai mengayunnya.
“Belum, aku bingung. Dan ada lagi yang aku inginkan.” Aku duduk di
samping Siwon.
“Apa itu?” Tanya Siwon.
“Aku tidak mau pacarku itu seorang artis juga, sama saja nantinya
kami akan sama-sama sibuk.”
“Oke. Kami akan membantu, bagaimana kriterianya? Heii, bagaimana
dengan Jiwon adikmu itu, Siwon?” Donghae bangkit dari ayunan nya lalu mendekati
aku dan Siwon.
“Aiissshh, kamu gila fishy? Kamu tahu kan Appa aku seperti apa? Tak
akan boleh dia berpacaran dengan si monkey pelit ini.” Jawab siwon sambil
melirikku.
“Hei sialan aku ini tampan! Yaa walaupun pelit. Tapi aku juga tak
mau dengan Jiwon! Aku malas dengan Oppa nya yang seperti kuda!” balasku takmau
kalah sambil menjulurkan lidahku ke arah Siwon.
“Sudah-sudah, mengapa kalian malah saling mengejek? Oke-oke jadi kamu
mau yang seperti apa Hyukjae?” Donghae mulai jengkel.
“hmm, aku mau dia..” aku ragu mengatakannya, “..seorang ELF.” Dan
akhirnya aku meneruskan.
“aish sama gilanya kamu dengan Teuki hyung, sulit mencari jarum di
tumpukan jerami, kamu tau itu?” komentar donghae. *teuki: hei? Mengapa aku
dibawa-bawa?-_-*
“Aku punya ide!” teriakku tiba-tiba hingga membuat kedua sahabatku
itu kaget.
“APA?” Tanya SiHae antusias walaupun tadi mereka agak sedikit
kaget.
“Ayo ikut aku!” aku langsung menarik kedua tangan SiHae. Aku
berjalan setengah berlari sambil menyeret mereka.
Akhirnya kami sampai di dorm, aku membawa mereka ke kamar lalu
menyuruh mereka duduk. “Hei, tadi kamu yang ingin jalan-jalan, sekarang malah
membawa kami ke dorm lagi. Dasar monkey gila!” umpat Siwon agak kesal.
“calm down, don’t get me wrong, sebentar aku nyalakan laptopku
dulu.” Aku menyalakan laptop.
“hei apa idemu? Tiba-tiba mengajak kami kesini tanpa penjelasan
terlebih dulu.” Donghae penasaran.
“sebentar. Ne, aku akan jelaskan. Jadi kita akan mencari jodoh
untukku ini di chatting room ELF. Gimana? Bagus gak?” ujarku penuh semangat
sambil mengangkat alisku.
“kamu gila? Mana bisa begitu? Kalau salah calon bagaimana?” Siwon
tidak setuju.
“Tenang saja, aku akan berpura-pura sebagai fanboy. Dan
menanya-nanyakan lebih jauh tentang diriku. Hei, kamu ini kan playboy Hae, masa
gak ngerti si?” aku meyakini.
“Oke-oke kita coba, dasar gila kamu.” Donghae menyerah.
Aku menyuruh mereka duduk dan menunggu, dan aku mulai membuat
account chatting dengan nama RUFFIeun. SiHae mengejek nama itu namun aku tak
peduli, “aku ingin nama ini!” tukas ku sambil menjulurkan lidah.
Aku mulai memilih beberapa orang yang fotonya lumayan cantik, dan
aku yakini itu foto asli mereka. Aku mulai menyapa mereka dengan kata-kata yang
sama.
Me:
anyeongJ
Ada yang menjawab ada yang tidak, rasanya aku ingin bilang ‘aku ini
lee hyukjae’ tapi mana ada yang akan percaya, haha gila aku ini. Setelah
beberapa jam aku asyik sendiri dengan kegiatanku itu. Hei? Kemana SiHae?
Beberapa jam yang lalu masih ada suara mereka, aku menoleh. Aiiisshh, mereka
sudah tepar di atas kasur.
Aku hanya nyengir kuda melihat mereka. Terimakasih sahabatku. Lalu
aku segera melanjutkan chatting ku. Dari 30 calon, kini tinggal 3 yang tersisa.
Ada yang sudah off, ada yang orangnya gak seru, ada yang aneh, ada yang gak
bisa bahasa korea, ada yang gak nyambung, bahkan ada yang gak kenal aku -aku
yang sebenarnya-! Hey aku adalah LEE HYUK JAE! Elf macam apa dia ckck.
Eh jam berapa ini? Aku melirik jam dinding. Aigooo! sudah jam 7
malam! Lama sekali aku chatting, mataku juga sudah lelah melihat monitor terus.
Besok aku akan melanjutkan nya. Dan aku akan mencari lagi calon-calonku. Hoammm
aku jadi mengantuk, setelah ini aku akan makan dan langsung tidur, besok akan
ada jadwal pagi. Padahal besok hari Minggu-_-
-----------------------------------------------------------------------
Hyunne’s POV
“Chingu, aku bosan,
hoaaammmm.” Ujarku pada Jenny yang sedang asik chatting.
Huh aku tadi di ajak main ke rumahnya tapi sekarang dia malah asik
chatting. Akupun mengeluarkan laptopku dan mencari informasi tentang Eunhyuk. ‘sekarang kan hari Minggu, Eunhyuk lagi apa
yaa?’ tanyaku dalam hati.
Tiba-tiba suara Jenny mengangetkanku, “Aigoooooooo, kamu ini Eunhyuk
melulu.”
“Yaaa! Aku kaget tau. Huh kamu juga Heechul muluu, weee..”
teriakku.
“Tapi kamu berlebihan Ne, ya aku tau kamu mencintainya tapi that’s
im..”
Sebelum Jenny melanjutkan omongan nya aku segera memotong nya, “Impossible!
Iya aku tau itu Jen, tapi aku berusaha membuatnya jadi mungkin..” aku tertahan,
aku mulai merasakan aliran air membasahi pipiku.
“Iyaa, aku memang babo! Aku tidak waras! Ini semua sangat
mustahil!” lirihku sambil mengangis.
“Hyunne, mianhae aku gak maksud begitu. Ingat Ne, di dunia ini
tidak ada yang tidak mungkin. Aku tidak akan seperti tadi lagi, aku akan selalu
mendukungmu chingu.” Dia menenangkanku lalu memelukku.
Aku membaik dan kembali bercanda-canda dengan nya. Dia menyuruhku
membuka account chatting ku. Yaa, daripada bosan aku menurutinya saja. Aku
chatting di chatting room ELFs.
Saat asyik chatting tiba-tiba ada yang menyapaku, namun accountnya
tidak ku kenal. ‘oh mungkin ELF baru’
pikirku.
RUFFIeun:
anyeong :)
Me:
anyeong:), nuguyo:)?
Writing..
to be continued...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar